Liga Jerman




Lothar Matthaus: Bayern Akan Ditertawakan Jika Gagal Memenangkan Bundesliga

GGInterSport.com on 31 Desember 2016 | 162 views

Lothar Matthaus mengatakan Bayern Munich harus memenangkan Bundesliga musim ini atau menjadi bahan tertawaan sepak bola Jerman.



Berita lIga Jerman - Carlo Ancelotti dan Bayern Munich akan menjadi bahan tertawaan jika mereka gagal mengangkat gelar Bundesliga musim ini, menurut Lothar Matthaus.


Bayern tiudak cukup baik di paruh pertama musim 2016-17, meskipun cukup baik di Liga Champions dengan mengalahkan Atletico Madrid dan Rostov.


Ada juga kejutan saat melawan Cologne dan Hoffenheim, tapi enam kemenangan berturut-turut memastikan mereka mencapai puncak klasemen di tengah musim.


Matthaus mengharapkan babak kedua musim ini menjasi sesuatu yang cukup sulit bagi Bayern, tetapi mengatakan mereka harus memenangkan gelar liga kelima berturut-turut untuk menghindari cemoohan di Jerman.


"HInaan di Jerman akan sangat luar biasa jika Bayern gagal memenangkan gelar Bundesliga dengan skuad ini," katanya kepada TZ.


"Ancelotti akan gagal melakukan sesuatu seperti yang [Pep] Guardiola telah lakukan. Itu sebabnya gelar Bundesliga adalah prioritas utama.


"Meskipun saya berpikir bahwa ini terlihat berbeda secara internal. Jika Anda menjamin kemenangan Bayern sekarang, mereka akan memandang sisi Liga Champions."


Dia menambahkan: "Saya benar-benar melihat ke depan untuk bagian kedua musim ini karena akhirnya Bundesliga belum memutuskan siapa yang menjadi juara di musim dingin.


"Itu bagus untuk sepak bola, untuk para penggemar dan untuk FC Bayern juga. Mereka sekarang dipaksa untuk memberikan 100% kemampuan di setiap pertandingan paruh kedua musim ini.


"Dan ada beberapa alasan untuk itu, Leipzig adalah salah satu dari ancaman. Selain itu juga manajer baru adalah salah satu dari masalah. Transisi dari Guardiola ke Ancelotti tidak semulus yang diharapkan. Para pemain butuh waktu untuk membiasakan ide-ide Ancelotti.⠝

6

Sampaikan Komentar (0)


Anda harus login atau register dahulu.